Tak ada satupun vendor smartphone di Indonesia yang merilis kamera pop-up hingga pertengangan tahun 2020. Jika sedikit mundur ketahun sebelumnya, kamera pop-up tampak futuristik dan bisa jadi jawaban bagi pengguna yang menyukai Smartphndesain layar penuh tanpa gangguan kamera depan.
image by pop-up camera
Seperti yang kamu tahu, Desain kamera pop-up sendiri pertama kali diperkenalkan Vivo di Vivo Nex pada tahun 2018. Melalui desain pop-up ini, kamera depan disembunyikan didalam sebuah smartphone, dan baru akan muncul jika pengguna mengaktifkannya.
Jika ditelisik lebih jauh, sebenarnya kamera pop-up menawarkan sejumlah keunggulan ketimbang desain kamera poni (notch) dan punch hole. Selain bisa menerapkan konsep full layar, kamera pop-up juga memberikan keamanan data pribadi yang lebih baik karena kamera tidak bisa aktif tanpa kamu sadari.
Namun, dibalik keunggulannya tersebut, ada trade-off yang perlu dibayar oleh sistem kamera pop-up (motorized), Karena menggunakan moving parts selalu ada umur yang lebih pendek, membuat smartphone cenderung lebih tebal dan berat, membuat mudah masuknya kotoran dan sulitnya menyematkan sertifikasi IP68 (tahan air) yang merupakan salah satu nilai jual smartphone kelas high-end saat ini.
Oleh karenanya tidak heran sampai saat ini vendor smartphone lebih tertarik untuk menggunakan desain kamera punch hole karena sistem tersebut memungkinkan vendor smartphone untuk mengembangkan teknologi kamera dibawah layar (under display camera) seperti samsung galaxy S20 dan Iphone 11 yang masih menggunakan notch.