
image by BEI
TRIL sendiri pertama kali listing di BEI pada Senin 28 Januari 2008, ketika itu sahamnya bahkan melesat ke level Rp 620 per-lembar dari harga saham perdana Rp 400 per-lembar. harga saham TRIL sempat ke posisi tertingginya di Rp 665 per-lembar. Kini harga sahamnya stagnan di Rp 50 per-lembar.
Saat melantai di BEI, Triwira Insanlestari melepas 300 juta saham dengan harga Rp 400 per-saham dengan initial public offering (IPO) Rp 120 miliar. Berdasarkan data BEI terakhir, pemegang saham terbesar saham TRIL yakni PT Arthabuana Karya Mandiri sebesar 57,54%, PT Hengtraco Protecsindo 14,43% dan publik sebesar 28,03%.
PT Triwira Insanlestari Tbk (TRIL) didirikan di Indonesia pada tanggal 26 Oktober 1992 dan memulai kegiatan usaha komersialnya pada tahun 1993. Merupakan perusahaan yang bergerak di bisnis perdagangan komoditas hasil pertambangan dan energi dan juga pabrik perakitan umum.
Kegiatan utama TRIL dan anak usaha yaitu berfokus di bidang perdagangan peralatan keamanan, mesin-mesin, hoist dan pengungkit, komoditas (batubara) dan produk kayu.