Seperti yang kamu tahu, Motorola adalah pemain lama di jagad ponsel dunia. Ponsel – ponsel yang dikeluarkannya pun mempunyai desain berbeda dari ponsel kebanyakan. Termasuk di Motorola One Action ini.
Display. Ponsel ini tu menggunakan layar berukuran 6.3” yang dibikin memanjang berpanel LTPS IPS beresolusi 1080x2520, menggunakan aspek rasio 21:9 CinemaVision Display dengan hampir 82.5% nya merupakan layar.
image by motorola one action
Prosessor. Bagian ini sedikit kejutan karena One Action mengambil langkah beda dari yang lain karena menggunakan prosessor Exynos 9609 Octa-core dengan Mali-G72 MP3 sebagai GPUnya. Ponsel ini akan menjalankan OS berbasis Android 9.0 (Pie) atau Android One.
RAM dan Storage. One Action menggunakan Internal memory 128GB dan RAM 4GB untuk mendukung kinerja prosessornya. Ponsel ini juga dilengkapi slot microSD (berbagi dengan slot SIM) yang dapat diekspansi sampai 512 GB.
Kamera. One Action memiliki tiga buah kamera belakang masing-masing 12 MP, f/1.8, 26mm (wide), 16 MP, f/2.2 dan 5 MP sebagai depth sensor. Fitur menarik terdapat pada salah satu kamera belakang ini yaitu dapat merekam video 4K dengan field of view sebesar 117 derajat.
Namun itu saja tidak cukup, Motorola membenamkan lagi satu fitur paling menarik yaitu kamera yang bisa merekam video horizontal meski penggunanya memegang ponsel secara vertikal.
Selain itu ada juga fitur video stabilizer kamera dan teknologi Quad Pixel yang bisa menghasilkan sensitivitas cahaya empat kali lebih besar sehingga menghasilkan video lebih tajam.
One Action tidak ketinggalan menyematkan kamera selfie dilayar layaknya ponsel kekinian dengan kamera beresolusi 12 MP, 26mm (wide), f/2.0 mendukung HDR dan perekaman video sampai 1080p@30fps.
Baterai. Motorola membenamkan baterai sebesar 3.500 mAh yang mendukung fast charging 10W pada One Action. Dengan pemakaian wajar, baterai ini mampu bertahan sampai dengan waktu hendak tidur.
Motorola One Action cukup lebih maju dalam hal perangkat komunikasi dengan adanya Bluetooth 5.0, Wifi Dual Band, NFC, Radio dan Usb type-C. Adapun kekurangan dari ponsel ini adalah masing menggunakan layar IPS dan sensor fingerprint yang masih terletak dibagian rear.
Belum ada informasi mengenai ponsel ini akan masuk ke pasar indonesia atau tidak. Tapi diluar ponsel ini dibandrol dengan harga berkisar 260 EUR.